Artikel EduMap

TKA 2026: Jadwal, Materi yang Diujikan, dan Cara Mempersiapkan Diri

TKA 2026: Jadwal, Materi yang Diujikan, dan Cara Mempersiapkan Diri

Gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sedang berlangsung mulai 5 hingga 18 Oktober 2026. Buat kamu siswa kelas akhir SMA, SMK, atau sederajat, ini artinya hitung mundur menuju hari pelaksanaan sudah dimulai. Sudah sejauh mana persiapanmu?

TKA adalah asesmen berstandar nasional yang mengukur capaian akademik siswa secara objektif. Berbeda dengan nilai rapor yang standar penilaiannya bisa berbeda-beda antar sekolah, TKA memakai soal dan standar yang sama untuk semua peserta di Indonesia. Hasilnya dipakai sebagai validasi capaian akademik, termasuk untuk keperluan seleksi ke jenjang berikutnya.

Apa Itu TKA?

TKA (Tes Kemampuan Akademik) dirancang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperoleh informasi capaian akademik murid yang terstandar. Tes ini pertama kali dilaksanakan pada November 2025 untuk siswa tingkat akhir SMA, SMK, dan sederajat. Pada 2026, cakupannya diperluas hingga jenjang SD dan SMP.

Landasan penyelenggaraannya antara lain Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik dan Keputusan Mendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA dan Asesmen Nasional. Informasi resmi, kisi-kisi, dan latihan soal tersedia di portal tka.kemendikdasmen.go.id yang dikelola Pusat Asesmen Pendidikan.

Jadwal Tahapan TKA 2026 Jenjang SMA/SMK

Berdasarkan penyesuaian jadwal yang ditetapkan Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), tahapan TKA dan Asesmen Nasional 2026 untuk jenjang SMA/SMK sederajat adalah sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 27 Juli – 27 September 2026 (dimajukan dari rencana awal 18 Agustus agar sekolah punya waktu lebih luas memutakhirkan data siswa di Dapodik).
  • Simulasi: 21 – 27 September 2026.
  • Gladi bersih: 5 – 18 Oktober 2026 (sedang berjalan saat artikel ini ditulis).
  • Pelaksanaan tes: mengikuti jadwal resmi Kemendikdasmen setelah gladi bersih. Pantau terus pengumuman dari sekolah dan portal TKA.

Materi yang Diujikan di TKA SMA/SMK

Mengacu pada Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025, ada tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan:

  • Bahasa Indonesia — fokus pada keterampilan membaca teks informasi (tunggal maupun jamak) dan teks fiksi.
  • Matematika — meliputi bilangan, aljabar (persamaan dan pertidaksamaan linear, fungsi, barisan, deret), geometri dan transformasi, data dan peluang, serta perbandingan trigonometri.
  • Bahasa Inggris — mengukur keterampilan membaca beragam teks untuk keperluan sehari-hari, vokasional, dan akademik (kompleksitas setara level B1).
  • Dua mata pelajaran pilihan — dipilih siswa sesuai minatnya.

Catatan penting dari pengalaman TKA 2025: sejumlah siswa mengeluhkan soal yang lebih analitis dibanding latihan di portal Pusmendik. Jadi jangan hanya menghafal materi — latih kemampuan analisis dan penalaranmu.

Kenapa TKA Penting Meski Tidak Menentukan Kelulusan?

Wakil Mendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat menegaskan TKA tidak menjadi penentu kelulusan dan nilainya tidak tercantum di ijazah. Lalu kenapa harus serius menghadapinya?

Karena TKA memberikan potret objektif tentang kekuatan dan kelemahan akademikmu — sesuatu yang tidak bisa diberikan rapor semata. Hasil TKA dipakai sebagai data seleksi akademik dan bahan evaluasi kebijakan pendidikan. Bagi kamu pribadi, skor TKA adalah cermin jujur: di mapel mana kamu kuat, di mana kamu perlu kerja ekstra sebelum kuliah atau kerja.

6 Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi TKA

  1. Kerjakan latihan soal berstandar, bukan sekadar menghafal. Unduh kisi-kisi dan latihan soal resmi dari portal TKA Kemendikdasmen. Biasakan mengerjakan dalam batas waktu seperti ujian aslinya, lalu evaluasi bagian mana yang paling banyak salah.
  2. Asah kemampuan penalaran dan logika. Soal TKA menuntut analisis, bukan hafalan. Kemampuan penalaran non-verbal (membaca pola, logika gambar, analisis data) bisa dilatih — misalnya lewat Asesmen IQ SPM atau Asesmen IQ APM EduMap yang mengukur kemampuan logika dan analitismu secara terstandar.
  3. Pilih mapel pilihan sesuai minat, bukan ikut-ikutan teman. Dua mapel pilihan sebaiknya diambil dari bidang yang benar-benar kamu minati dan kuasai. Kalau masih ragu, Asesmen Minat (RMIB) EduMap bisa membantu memetakan bidang yang paling sesuai dengan kecenderunganmu.
  4. Belajar sesuai gaya belajarmu. Ada yang paling cepat paham lewat gambar/diagram (visual), ada yang lewat penjelasan lisan (auditori), ada yang harus praktik langsung (kinestetik). Memaksakan cara belajar yang tidak cocok hanya membuang waktu. Kenali dulu lewat Asesmen Gaya Belajar EduMap.
  5. Petakan kekuatan dan kelemahanmu sejak sekarang. Jangan tunggu hasil TKA keluar untuk tahu kamu lemah di mana. Asesmen Bakat EduMap (SMA) dan Asesmen Bakat EduMap (SMK) memberikan analisis minat, bakat, dan gaya belajar berbasis AI lengkap dengan laporan dan rekomendasi — bekal yang pas untuk fokus belajar ke area yang paling membutuhkan.
  6. Jaga kondisi fisik dan mental. Pengalaman peserta TKA 2025 menunjukkan beban belajar yang menumpuk bisa sangat menekan. Atur jadwal tidur, tetap bergerak, dan jangan belajar 5–6 jam nonstop tanpa jeda. Otak yang lelah tidak bisa bernalar dengan baik saat ujian.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang TKA 2026

Apakah nilai TKA menentukan kelulusan?

Tidak. Kemendikdasmen menegaskan TKA tidak menjadi penentu kelulusan dan nilainya tidak tercantum dalam ijazah. TKA berfungsi sebagai validasi capaian akademik yang terstandar dan bahan data seleksi.

Kapan gladi bersih dan pelaksanaan TKA 2026?

Untuk jenjang SMA/SMK sederajat, simulasi dilaksanakan 21–27 September 2026 dan gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026. Jadwal pelaksanaan tes mengikuti pengumuman resmi Kemendikdasmen setelah gladi bersih — pantau info dari sekolah dan portal tka.kemendikdasmen.go.id.

Mata pelajaran apa saja yang diujikan di TKA SMA?

Tiga mapel wajib: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, ditambah dua mata pelajaran pilihan yang dipilih siswa sesuai minatnya.

Bagaimana kalau tidak ikut TKA?

TKA dirancang untuk diikuti seluruh murid kelas akhir, termasuk dari pendidikan nonformal dan informal. Jika berhalangan, segera koordinasikan dengan pihak sekolah karena pendataan peserta dilakukan lewat Dapodik.

Bagaimana cara mengetahui kelemahan akademik sebelum TKA?

Selain mengerjakan latihan soal resmi dan melihat bagian mana yang paling banyak salah, kamu bisa mengikuti asesmen kemampuan penalaran yang terstandar seperti tes IQ (CPM/SPM/APM) untuk mengukur kemampuan logika dan analisismu secara objektif.

Persiapan terbaik adalah persiapan yang dimulai dari pemahaman diri sendiri. Setelah tahu kekuatan, kelemahan, minat, dan gaya belajarmu, setiap jam belajar jadi jauh lebih efektif. Lihat semua asesmen EduMap dan mulai persiapanmu sekarang — sebelum hari pelaksanaan tiba.